Pemerintah menyiapkan 82 lokasi yang dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah DKI Jakarta, serta Sumatera Selatan, dan Jawa Barat.
10
Venue Asian Games 2018
Foto ke 1 dari 10
Wisma Atlet Kemayoran untuk atlit peserta Asian Games 2018, Jakarta Katadata

Di kawasan olahraga Senayan, Senin (19/02/2018), Wakil Presiden Jusuf Kalla menggelar rapat. Hadir dalam pertemuan itu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf.

Ini merupakan pertemuan rutin untuk mengevaluasi rencana pesta olah raga se-Asia yang akan digelar pada Agustus mendatang. Kalla memangku Ketua Pengarah Panitia Nasional Penyelenggaraan Asian Games XVIII atau Indonesia Asian Games Organizing Committee (Inasgoc). Kareana itulah hadir pula Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, dan Ketua Inasgoc Erick Tohir.

Menurut Kalla, rapat kali ini mengevaluasi tiga hal. Pertama mengenai kemajuan tempat olahraga. “Kita optimis kesiapan venues tidak ada halangan. Insya Allah dua bulan sebelum event semua sudah selesai,” ujar Kalla. Kedua mengenai penyelenggaraannya. Beberapa lapangan sudah diujicoba. Ada yang sudah baik dan ada yang perlu perbaikan. “Ketiga mengenai prestasi nasional. Target-target kita mudah-mudahan bisa terpenuhi.”

Pemerintah menyiapkan 82 lokasi. Kementerian PUPR bertanggung jawab atas 31 venues dan 22 venues digarap oleh Inasgoc. Sementara pemerintah daerah masing-masing bertanggung jawab atas 14 lokasi untuk DKI Jakarta, 13 tempat oleh Pemda Sumatera Selatan, dan 2 venues dikerjakan Pemprov Jawa Barat.

Menteri PUPR Basuki Hadimulyono selaku Ketua Pelaksana Bidang Sarana dan Prasarana mengatakan pembangunan dan renovasi 15 venue olahraga di Kompleks Gelora Bung Karno sudah selesai 100 persen. Demikiam pula dengan area pertandingan Dayung dan Shooting Range di Kompleks Jakabaring Sport Center (JSC), Palembang. Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta pun telah rampung. Kementerian PUPR tinggal membereskan penataan di ketiga kawasan tersebut.

Di samping melakukan pembangunan dan rehabilitasi tempat olahraga dan wisma atlet, Kementerian PUPR mendapat tugas tambahan untuk membangun venue layar dan Jetski di Ancol serta elevated parking dan Cofftea House di Kompleks GBK. Untuk venue jetski dan layar mencapai 2,71 persen dan ditargetkan rampung pada Agustus 2018. Sementara elevated parking dan cofftea house mencapai 7,61 persen dengan target rampung Agustus 2018. 

Beberapa venue tambahan sedang dikerjakan Kementrian PUPR yakni renovasi Padepokan Silat, renovasi 11 tempat di Jawa Barat berupa lapangan sepakbola, canoe slalom, dan paragliding yang diperkirakan rampung pada Juni 2018. 

Di Kompleks Jakabaring, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah menyelesaikan tempat laga untuk bowling, Stadion Gelora Sriwijaya, Stadion Madya Bumi Sriwijaya, Stadion Atletik JSC, dan Stadion Ranau untuk Sepak Takraw. Begitu juga untuk Stadion Dempo, Stadion Tenis, arena voli pantai, aquatic center, sport science center, dan venune Triathlon. Sebanyak 40 cabang olah raga akan dipertandingkan, di mana 29 cabang digelar di DKI Jakarta, 11 di Sumatera Selatan, dan enam di Jawa Barat.

Artikel Terkait
Pembangunan Wisma Atlet Para Games sempat terkendala masa libur Lebaran karena pendistribusian bahan bangunan tak bisa dilakukan optimal saat itu.